KEJARI PANGKAL PINANG DAMPINGI PELAKSANAAN MBG DAN PKG TAHUN 2026

Pangkal Pinang, 25 Februari 2026 — Kejaksaan Negeri Kota Pangkal Pinang melaksanakan kegiatan pendampingan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Tahun 2026 di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan Kota Pangkal Pinang, Selasa (25/2).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Pangkal Pinang, Dr. Sri Heny Alamsari, S.H., M.H., didampingi Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (DATUN), Dicky Wirawan, S.H., M.H. beserta tim. Dari jajaran Dinas Kesehatan, hadir Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkal Pinang, Widya Eva Sari, S.ST., M.M., para kepala bidang dan ketua tim kerja lingkup Dinas Kesehatan, Tim Percepatan Program PKG, serta seluruh kepala puskesmas se-Kota Pangkal Pinang.
Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Negeri Pangkal Pinang menegaskan bahwa pendampingan melalui Bidang DATUN merupakan bentuk dukungan terhadap program strategis pemerintah daerah agar berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, serta meminimalkan potensi risiko hukum dalam pelaksanaannya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkal Pinang menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi yang terjalin dengan Kejaksaan Negeri Pangkal Pinang. Ia menegaskan bahwa pada Tahun 2026, target capaian Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Kota Pangkal Pinang ditetapkan sebesar 46%, sehingga diperlukan komitmen bersama dan penguatan koordinasi.
Dalam pertemuan tersebut disampaikan diseminasi hasil kegiatan MBG dan PKG tahun 2025, serta dibahas strategi percepatan pelaksanaan program tahun 2026, penguatan tata kelola dan administrasi kegiatan, pemenuhan bahan-bahan pendukung, mekanisme monitoring dan evaluasi, serta pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pelaksanaan.
Melalui kegiatan ini, terbangun komitmen bersama antara Kejaksaan Negeri Kota Pangkal Pinang dan Dinas Kesehatan Kota Pangkal Pinang untuk memastikan Program MBG dan PKG Tahun 2026 berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan interaktif, serta ditutup dengan sesi tanya jawab guna mendukung keberhasilan program kesehatan daerah Tahun 2026.

